PROGRAM
Suatu rangkaian / kumpulan instruksi - intruksi yang ditulis pada dasarnya keberadaan
program agar bisa menjalankan fungsi dari suatu computer.
PEMROGRAMAN
Merupakan proses mengimplementasikan urutan
langkah untuk menyelesaikan suatu masalah (= algoritma) dengan menggunakan
suatu bahasa pemrograman. Orang yang membuat program disebut pemrogram (programmer).
BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman,
yang biasa di istilahkan dengan bahasa computer yang merupakan prosedur/tata
cara penulisan program. Pada bahasa pemrograman terdapat dua faktor penting,
yaitu sintaks dan semantik.
Secara umum terdapat 4 kelompok Bahasa Pemrograman
yaitu:
* Object Oriented Language
(Visual dBase, Visual FoxPro, Dephi, Visual C)
* high level (Seperti Pascal
dan Basic),
* middle level (Seperti Bahasa
C), dan
* low level (Seperti Bahasa
Assembl
Beberapa bahasa pemrograman adalah:
DATA
Data merupakan bahan mentah yang
akan diolah menjadi informasi sehingga
dapat dipergunakan oleh user atau pemakai.
Tipe data yang digunakan:
1. Tipe Data Dasar : merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur
yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
2. Tipe
Data Terstruktur : merupakan tipe data campuran dari berbagai tipe
data
dasar. contohnya array, record,
string,
list dan file
3. Tipe
Data didefinisikan oleh Pemakai : tipe
data ini disebut Enumerasi
4. Tipe
Data Penunjuk :
contoh tipe data penunjuk adalah
pointer.
MODEL KOMPUTASI
Ada tiga model dasar komputasional– fungsional, logika, dan imperatif.
Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan,
masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan
untuk menggambarkan komputasi.
a.
Model Fungsional : terdiri dari satu set
nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi.
Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi
sebagai hasil (higher-order function).
b.
Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai,
definisi hubungan dan kesimpulan logis.
c.
Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang
mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan.
Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel.
KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN "Sintaks, Semantik dan Pragmatik"
Dalam 3 konsep ini menggunakan
analogi bahasa yang biasa kita pakai sehari-hari.
Sintaks
Sintaks sebuah bahasa berhubungan dengan struktur bahasa. Sebagai
contoh, untuk membentuk sebuah kalimat yang valid dalam bahasa kita memakai
struktur: [subyek] + [kata kerja] + [kata benda]. Dengan memakai struktur ini,
kita bisa membentuk kalimat, sebagai contoh: Saya makan nasi. Dalam hubungannya
dengan bahasa pemrograman, kita musti memenuhi sintaks (baca: aturan struktur
bahasa) agar program dapat berjalan.
Contoh: dalam bahasa BASIC, untuk mengassign
sebuah variabel dengan sebuah nilai, kita memakai operand ‘=’, tetapi kalau
dalam Pascal, kita pakai ‘:=’. Contoh dalam BASIC: a=1, tapi dalam bahasa
Pascal, a:=1.
Semantik
Semantik hubungan
antara sintaks dan model komputasi / menjelaskan arti dari program.
Contoh:
if(a=5) {
echo ‘Nilai a=5?;
}
Apabila bahasa yang dipakai adalah bahasa C, maka output yang keluar selalu
Nilai a=5, walaupun nilai variabel a sebelumnya selain 5. Itu karena operator
‘=’ dalam bahasa C berarti mengassign sebuah variabel yang ada di sebelah kiri
dengan nilai yang ada di sebelah kanan. Dalam bahasa C, secara sintaks operasi
ini
sudah benar.
Pragmatik
Pragmatik [Kemudahan
implementasi, Efisiensi aplikasi, Metodologi pemrograman].
Pragmatik berhubungan dengan kemudahan implementasi dan
efisiensi.
Contoh :
void main()
{
int bil_x;
float bil_y;
clrscr();
cout << “Input bilangan bulat :”;
cin >> bil_x;
cout << “Input bilangan Pecahan :”;
cin >> bil_y;
cout << “Bilangan Bulat =” << bil_x << ‘\n’;
cout << “Bilangan Pecahan =:” << bil_y << ‘\n’;
}
PRINSIP DESAIN BAHASA PEMROGRAMAN
Suatu bahasa
program harus dirancang untuk memudahkan agar dapat dibaca dan ditulis
untuk para pemakai manusianya dan pelaksanaan efisien pada perangkat
keras yang tersedia.
Prinsip Orthogonal
Fungsi mandiri harus dikendalikan oleh mekanisme mandiri.
Prinsip Keteraturan
Satu
set object disebut reguler berkenaan dengan kondisi beberapa jika, dan
hanya jika, kondisi dapat digunakan untuk masing-masing unsur set.
Prinsip Sifat Ekstensibilitas(dapat diperpanjang)
Object
baru dari tiap kelas sintaktis mungkin dibangun (digambarkan) dari
dasar dan digambarkan membangun dengan suatu cara sistematis.
Prinsip Clarity, Simplicity dan Unit
Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat suatu desain program jauh sebelum programmer melakukan coding.
Orthogonality
Orthogonality
menunjuk kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam
fitur bahasa pemrograman sehingga setiap kombinasinya mempunyai arti dan
dapat digunakan.
Kewajaran untuk Aplikasi
Bahasa
pemrograman membutuhkan sintaks yang cocok/tepat yang digunakan pada
struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang melandasi
suatu algoritma.
Mendukung Abstraksi
Abstraksi
merupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk membuat
suatu solusi dari masalah yang dihadapi. Kemudian abstraksi tersebut
dapat dengan mudah diimplementasikan menggunakan fitur-fitur yang ada
dalam bahasa pemrograman.
Kemudahan untuk Verifikasi Program
Verifikasi
program merupakan hal penting bagi sebuah program karena dengan
verifikasi yang mudah maka satu program akan dengan mudah dibangun dan
dikembangkan.
Lingkungan Pemrograman
Bahasa
pemrograman yang mempunyai lingkungan pemrograman yang baik dan lengkap
akan memudahkan programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang
sudah disusunnya.
Portabilitas Program
Salah
satu kriteria penting untuk proyek pemrograman adalah kemudahan program
yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan dari komputer yang digunakan
untuk membuat dan mengembangkan ke komputer lain yang akan
menggunakannya.